Vitamin-vitamin Hati (Masrukhul Amri)

Dalam buku bertajuk, Chicken Soup for the Soul, dicantumkan kisah-kisah menarik, kisah-kisah yang riil. Dari salah satu kisah tentang seorang anak yang kurang memberikan kasih sayang kepada ibunya disebabkan kesibukannya. Suatu hari sang anak tersebut mendatangi ibunya yang dititipkan di panti jompo dan anak itu sudah lama tidak menjenguknya.
Dia ingat bahwa salah satu kesenangan ibunya yaitu makan es krim. Maka anak itu membawakan es krim untuk ibunya. Karena sudah sangat uzur, sang ibu sudah tidak lagi mengenali siapa-siapa, termasuk anak kandungnya. Sehingga tatkala sang anak sampai di tempat jompo, dia memperkenalkan diri sebagai putri bungsunya, dan ibunya itu menjawab dengan senyuman.
Namun ketika anak itu memberikan es krim, langsung saja sang ibu segera melalap habis es krim tersebut. Si anak senang sekali melihat hal itu, dan Subhanallah, kemudian sang ibu menoleh dan berucap dengan lirih, “Betapa nikmatnya hidup ini jika saya memiliki seorang putri seperti anda.”
Mendengar itu sang anak tak kuasa menahan haru, air matanya berjatuhan sampai ia harus pergi ke toilet menangis sejadi-jadinya. Sang ibu kemudian menghembuskan nafasnya yang terakhir sesaat setelah sang anak kembali dari toilet.
Kisah ini sungguh mengharukan dan bisa menjadi “vitamin hati.” Betapa tidak, ketika pernikahan kami menginjak usia ke-5, sesama besan masih belum saling mengenal. Yang megharukan, ketika acara silaturahmi, keluarga kami saling berdatangan.
Dari pihak istri salah satu dari mereka berasal dari Bangka, hadir pula dalam perayaan itu. Kemudian, yang dari Kediri datang dan mengobrol cukup lama. Dan setelah mengobrol cukup lama kemudian ditanya, “Bapak ini siapa?” ternyata, kami saling tidak mengenal padahal itu besan! Mungkin ini salah satu dosa, sekian lama tidak saling bersilaturahmi.
Dari kejadian-kejadian atau kisah tersebut kita bisa mengambil hikmahnya sebagai “vitamin hati”; yang bisa membuat kita terharu dari hati yang sakit menjadi hati yang sehat atau qolbun salim.
Sebenarnya kalau kita mau meneliti, vitamin-vitamin hati itu banyak sekali.
Diantaranya:

Tempat-tempat Tertentu
1. Rumah sakit
Tempat ini (rumah sakit) bisa dijadikan vitamin hati dalam kehidupan. Kita bisa melihat orang yang kakinya diamputasi. Yang kepalanya berdarah. Yang tidak bisa jalan, dan sebagainya. Nah, dengan melihat semua itu, hati kita akan merasa terharu dan merasa beruntung bahwa kita masih diberi kesehatan jasad.
Maka saat itu, teringatlah kita kepada Allah SWT. Ini merupakan hal yang bisa menyehatkan hati dengan vitamin-vitamin tersebut, berupa rasa iba atau haru, yang akhirnya menimbulkan rasa syukur.
2. Kuburan
Mendatangi atau menziarahi kuburan akan mengingatkan kita pada kematian dan bisa melembutkan hati. Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang beruntung diantara kalian adalah yang sering ingat mati.” Ingat, dengan mengingat mati akan timbul pada diri kita rasa takut kalau hal itu datang secara tiba-tiba; sehingga hati kita ingin senantiasa beribadah.

Kejadian-kejadian Tertentu
Bagimana kejadian-kejadian tertentu bisa menjadi vitamin-vitamin hati?
Suatu ketika ada seorang pesilat, seorang guru silat juara se-Asia dan sudah mencapai tingkat tertinggi dalam ilmu beladiri, yaitu Dan III. Dia sangat hebat dan tak terkalahkan.
Namun suatu ketika ia meloncat dan menginjak paku kecil yang sudah berkarat, akhirnya berdarah dan terkena tetanus. Bayangkan, ketika ia merasa jago, orang sebesar apapun tak bisa mengalahkannya. Namun ia bisa dikalahkan oleh benda kecil yang berkarat.
Kejadian tersebut bisa menyadarkan hati kita bahwa sekuat apapun manusia pasti ada kelemahannya. Disitulah vitamin dari kejadian-kejadian tertentu yang bisa memberikan makanan kepada jiwa yang lapar.
Hal lainnya, ada salah seorang ustadz yang suatu ketika pergi haji. Ada yang menarik dan patut disimak disini. Dari segi agama, dari segi keseringan tahajud, baca Kitab dan lain sebagainya, dia paling unggul. Namun saat haji dengan melakukan perjalanan, ternyata kakinya bengkak-bengkak karena fisiknya lemah.
Sementara itu teman-temannya yang telah uzur ternyata masih kuat-kuat. Ketika ditanya, “Pak, kenapa Bapak kuat?” Jawabannya karena beliau ini terlatih di pasukan tempur dan biasa berjalan lama. Sementara itu yang satunya meski terlatih dalam hal agama, belum tentu fisiknya terlatih.
Rupanya teman saya ini segera sadar bahwa ternyata ilmu agama saja belumlah cukup untuk memenuhi kemurnian jiwa, akan tetapi fisik tetap diperlukan.

Membaca Al-Quran
Rasulullah pernah bersabda kepada umatnya, bahwasanya jika kita dilanda kegelisahan, kegundahan dan kesedihan, maka bacalah al-Quran. Sebab ia adalah penyejuk hati, penentram jiwa dan cahaya bagi orang yang membaca dan mengkajinya.
Benarlah sabda Rasul ini, vitamin-vitamin hati itu bisa didapatkan dari membaca al-Quran, terutama sesudah sholat fardhu. Insya Allah, Ia adalah cahaya petunjuk ke jalan yang benar yang langsung dari Allah yang Maha Kaya.

Berdzikir
Dzikir adalah salah satu sarana melembutkan hati dari ketakaburan, kesombongan dan ujub yang seringkali menyusup ke dalam diri kita. Dengan dzikir maka kita akan mengagungkan Allah, menjadi bahan hisab atas kekurangan-kekurangan diri, dan dengannya jiwa serasa berada di alam malakut.
Hal ini bisa merupakan vitamin yang paling efektif dan ringan dalam menyehatkan qolbu kita.

Membaca Buku
Imam al-Ghazali dalam salah satu karyanya mengatakan “Hati adalah raja. Maka berilah ia makanan dengan ilmu. Sebab jika lewat tiga hari saja ia tidak diisi oleh makanan berupa ilmu, ia akan mengeras dan akhirnya mati.”
Maka, salah satu cara menyehatkan hati adalah dengan memberinya vitamin berupa ilmu yang kita dapat dari membaca buku-buku para ulama, terutama yang berkenaan dengan ilmu hati. Sehingga dengan itu kita bisa mengaca kekurangan-kekurangan diri, dan berusaha menutupi kekurangan-kekurangan tersebut dengan makanan ilmu yang merupakan vitamin yang bisa menyehatkan qolbu.

Menghadiri Majelis Ta’lim
Bila kita berusaha mengisi waktu-waktu luang kita dengan menghadiri majelis-majelis ta’lim, maka disana akan kita temukan berbagai macam ilmu dari orang-orang yang berilmu. Kita akan menemukan orang-orang yang berbeda perangai. Disanalah hati kita akan menentukan hal mana yang akan mendatangkan maslahat.
Maka apabila kita ingin memiliki hati yang sehat dan bersih, perbanyaklah mengkonsumsi vitamin-vitamin hati tersebut. Insya Allah akan menyehatkan qalbu kita. Disamping itu, sebenarnya masih banyak lagi yang menyokong kita untuk mendapatkan vitamin-vitamin hati tersebut namun tak bisa disebutkan semuanya disini.

(Sumber: Seri Manajemen Qolbu dari AA Gym )

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s