Memperkuat Ikatan Ukhuwah Islamiyah

Rasulullah ﷺ pernah membuat gambaran indah tentang persaudaraan antar pemeluk agama Islam. Beliau melukiskan bahwa persaudaraan dalam ikatan keislaman itu seperti satu tubuh. Beliau bersabda:

مثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وتَرَاحُمِهِمْ وتَعاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَداعَى لهُ سائِرُ الْجسدِ بالسهَرِ والْحُمَّى

“Perumpamaan orang-orang yang beriman, dalam saling mencintai, saling menyantuni sesama mereka, adalah laksana kesatuan tubuh. Apabila satu bagian dari tubuh itu menderita sakit, maka seluruh badan turut merasakannya.” (HR. Muslim)
Setidaknya ada lima hal yang harus kita lakukan untuk membentengi persatuan kita sesama umat Islam. Kelima hal ini termasuk dalam hak dan kewajiban ukhuwah yang ditetapkan dalam Islam.
Pertama, menutup aib saudara seiman.
Rasa-rasanya tidak ada manusia yang terbebas dan bersih dari aib, cacat dan kekurangan diri. Setiap orang pasti punya kelemahan. Karenanya, tidak selayaknya kita menjadi bak bunyi pepatah, “Gajah di pelupuk mata tak tampak, namun kuman di seberang lautan tampak.”
Kedua, memaafkan saudara seiman.
Langkah kedua ini diperlukan dalam hubungan kita sebagai makhluk sosial. Di sela interaksi sosial yang kita lakukan mungkin ada friksi dan hal-hal lain yang mengakibatkan kesalah-pahaman.
Ketiga, melepaskan kesulitan sesama Muslim.
Jika kita diminta untuk memilih antara kemudahan dan kesulitan, nyaris setiap kita lebih suka kemudahan dan tidak menginginkan kesulita. Namun, hidup tidak selalu berjalan mulus. Ada rintangan dan hambatan yang membuat perjalanan hidup tidak seperti yang diharapkan.
Keempat, berbaik sangka kepada sesama Muslim.
Sikap baik sangka tidak berarti kita kehilangan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan seseorang. Baik sangka adalah akhlak yang diajarkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala kepada para hamba-Nya. Kita dianjurkan untuk berbaik sangka kepada saudara kita. Tidak mudah terjebak dalam buruk sangka yang bisa mengakibatkan gangguan dalam hubungan antara sesama kita.
Kelima, berdoa untuk sesama Muslim, baik semasa hidupnya maupun setelah wafat.
Doa yang baik akan kembali kepada kita yang mendoakannya. Demikian pula sebaliknya. Kita doakan saudara-saudara kita yang dekat atau jauh. Kita kirimkan doa terbaik kita untuk seluruh umat Islam khususnya mereka yang sakit, terkena musibah, tertimpa kesulitan, maka kita pun akan mendapatkan kebaikan dan pahala dari doa kita sendiri.

*Selengkapnya di : https://www.hidayatullah.com/kajian/oase-iman/read/2018/10/11/152486/lima-langkah-memperkuat-ikatan-ukhuwah-islamiyah.html

 

Iklan

BERSEDEKAH DI HARI ASYURO

[08:56, 9/21/2018] +62 812-9479-xxx

BERSEDEKAH DI HARI ASYURO

Dikisahkan, ada satu keluarga miskin yang berpuasa di tanggal 10 Muharram (Asyuro). Pada hari itu mereka tidak memiliki apa pun untuk digunakan berbuka puasa pada sore harinya. Dengan sangat terpaksa si ayah berkeliling mencari pinjaman. Barangkali ada dermawan yang rela menghutangkan uangnya.
Setelah berkeliling berjalan kaki hingga jauh tidak membuahkan hasil, ia masuk ke sebuah toko emas yang dimiliki oleh seorang saudagar muslim. Setelah mengucapkan salam, laki-laki miskin itu menyampaikan maksudnya,
“Saya adalah orang miskin. Saya berharap anda sudi menghutangkan uang 1 dirham yang saya gunakan untuk membeli makanan berbuka untuk keluargaku. Dan saya akan mendoakan untuk anda di hari istimewa ini.”
Saudagar muslim itu memasang muka tidak suka seraya memalingkan wajahnya. Dia tidak memberikan apapun untuk orang yang telah memohon dengan halus itu.
Orang miskin itu keluar dari toko emas dengan perasaan pedih. Air mata meleleh di pipinya.
Tanpa disadari, ada saudagar pemilik toko emas beragama Yahudi yang menyaksikan kejadian tersebut. Saudagar Yahudi itu lantas mengikuti orang miskin yang berjalan pulang dengan langkah berat itu. Setelah berhasil menyusulnya, saudagar Yahudi itu berkata,
“Aku melihat anda berbicara dengan tetanggaku tadi.”
“Ya. Saya ingin meminjam uang 1 dirham untuk aku gunakan berbuka keluargaku di rumah. Tapi dia menolak dengan cara yang menyakitkan hati. Padahal aku menjanjikan akan ku doakan khusus pada hari ini.”
“Memangnya saat ini hari apa?”
“Ini hari asyuro.”
Orang miskin itu menjelaskan keutamaan beramal baik di hari Asyuro. Saudagar Yahudi itu mendengarkan dengan seksama. Dia merogohkan tangan ke sakunya mengambil uang 10 dirham dan diberikan kepada orang miskin di hadapannya.
“Ambillah uang ini. Belanjakan untuk keluargamu untuk memuliakan hari ini.”
Orang miskin itu mengucapkan terima kasih dan segera membelanjakan uang yang diterimanya.
Pada malam harinya, saudagar muslim bermimpi dalam tidurnya. Dilihatnya kiamat telah tiba. Dia merasakan haus yang luar biasa. Setelah melihat ke kanan dan ke kiri, ia mendapati sebuah istana megah dari berlian berwarna putih dan pintunya dari yaqut berwarna merah. Dia mendongakkan kepalanya dan berkata,
“Wahai penghuni istana, berikanlah aku seteguk air.”
Didengarnya ada suara dari dalam,
“Istana ini kemarin milikmu. Namun saat kamu menolak memberi pinjaman orang miskin dan melukai hatinya, namamu dihapus dari daftar pemilik istana ini. Dan sudah digantikan oleh tetanggamu yang beragama Yahudi yang telah memberi orang miskin itu 10 dirham dengan cuma-cuma.”
Saudagar muslim itu terbangun dari tidurnya dengan perasaan sedih penuh penyesalan. Dia menyalahkan dirinya sendiri akibat sikapnya hari kemarin.
Akhirnya dia datangi rumah tetangganya yang Yahudi.
“Anda adalah tetanggaku. Kita harus saling menolong. Aku membutuhkan bantuan anda saat ini.” kata saudagar muslim.
“Apa itu?”
“Juallah kepadaku pahala sedekah 10 dirham yang anda berikan kepada orang miskin yang datang padaku kemarin
. Aku bayar dengan uang 100 dirham.”
“Demi Allah, tidak akan aku berikan meski anda bayar seratus ribu dinar sekalipun. Bahkan walaupun anda hanya ingin sekedar memasuki pintu istana yang kamu lihat dalam mimpimu tadi malam, aku tidak akan mengizinkannya.”
Sontak terkaget saudagar muslim itu, mendengar tetangganya yang beragama Yahudi mengetahui mimpi yang dialaminya tadi malam. Dia belum bercerita kepada siapa pun tentang isi mimpinya. Dengan bibir bergetar dia bertanya,
“Siapa yang memberitahumu suatu rahasia dalam mimpiku itu?”
“Dia yang mengatakan kepada segala yang wujud kun fayakun. Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi Nabi Muhammad adalah utusan Allah.” tegas saudagar Yahudi yang sudah menjadi muallaf itu.

Sumber:
– Kitab I’anantut Tholibin juz 2
– Di Balik Ketajaman Mata Hati karya Imam Al Ghazali.

Menjaga Generasi Penerus Kita dari Inhiroof (Salah Pergaulan)

[13:08, 9/21/2018] +62 838-7722-xxxx

Menjaga Generasi Penerus Kita dari Inhiroof (Salah Pergaulan)

DR. Nabil Al Awadhy, seorang ulama asal Kuwait, menulis artikel:

Proyekku – Anak-anakku
DR. Nabil Al-Awadhy
حينما أتكاسل عن أداء النوافل أتذكر أبنائي ومصائب الدنيا!! وأتأمل قوله تعالے: [وكان أبوهما صالحا] فأرحمهم وأجتهد
-تفكير مُخلص-
Ketika aku malas mengerjakan amalan Nawaafil (sunnah) aku teringat anak-anakku dan musibah kehidupan dunia yg telah terjadi dan masih menanti!!
Lalu aku teringat firman Allah dalam surat Al Kahfi
“Dahulu ayah dari kedua anak itu adalah orang shalih”,….
lalu karena teringat firman Allah itu, aku pun bertanya2,
“apa yang akan aku wasiatkan kepada anak² ku?”
Akhirnya akupun bersungguh-sungguh lagi beribadah dan mentaati perintah Allah agar menjaga mereka dari kehidupan yang salah (inhiroof) serta api neraka.
مشروعك الناجح هو (أولادك)، ولنجاح هذا المشروع، اتبع ماأخبرنا به الصحابي الجليل “عبدالله بن مسعود” عندما كان يصلي في الليل وابنه الصغير نائم فينظر إليه قائلاً:
من أجلك يا بني، ويتلو وهو يبكي قوله تعالى:
“وكان أبوهما صالحاً”.
Dan aku pun menyimpulkan, bahwa proyekku yang paling harus aku jaga keberhasilannya adalah “anak-anakku”.
Untuk mensukseskan proyek ini, coba ikuti pesan sahabat Abdullah bin Mas’ud Radhiallahuanhu, sahabat mulia ini ketika shalat malam dia sempat memandangi anak2 nya yang masih kecil yang sedang tidur.
Lalu dia bergumam, “aku melakukan keshalihan ini disertai dengan do’a agar engkau meneladaniku juga wahai buah hatiku”,
lalu dia shalat sambil menangis mentadabburi firman Allah:
“Wa Kaana Abuuhuma Shaalihaan ….” (dan dahulu ayah dari kedua anak itu adalah orang yang shalih), (surah.alkahfi.)
نعم إن هذه هي الوصفة السحرية لصلاح أبنائنا، فإذا كان الوالد قدوة وصالحاً وعلاقته بالله قوية، حفظ الله له أبناءه بل وأبناء أبنائه، فهذه وصفة سحرية و(معادلة ربانية).
Ya. Inilah resep dan wasiat yang baik untuk masa depan anak-anak kita yakni, “Memberi warisan teladan yang baik kepada anak2 kita.”
Ketika sang ayah menjadi qudwah, salih, dan dekat ‘alaqah nya kepada Allah, maka Allah akan menjaga anak anaknya, bahkan keturunannya. Ini adalah resep yang bagus dan merupakan Skenario Rabbaniyyah yang layak dilaksanakan.
كما أنه في قصة سورة الكهف حفظ الله الكنز للوالدين بصلاح جدهما السابع.
Sebagaimana di kisah surat Alkahfi itu Allah ternyata menjaga harta peninggalan orang tua yang sholeh itu untuk kedua anak mereka yang yatim sebagai karunia atas kesholehan mereka.
ويحضرني في سياق هذا الحديث أني كنت مرة مع صديق عزيز عليَّ-ذو منصب رفيع بالكويت ويعمل في عدة لجان حكومية- ومع ذلك كان يقتطع من وقته يومياً ساعات للعمل الخيري
فقلت له يوماً: “لماذا لاتركز نشاطك في عملك الحكومي وأنت ذو منصب رفيع”؟!
فنظر إليَّ وقال: “أريد أن أبوح لك بسر في نفسي، إن لديَّ أكثر من ستة أولاد وأكثرهم ذكور، وأخاف عليهم من الانحراف، وأنا مقصر في تربيتهم، ولكني رأيت من نعم الله عليّ أني كلما أعطيت ربي من وقتي أكثر كلما صلح أبنائي”.
Dan aku pun teringat ungkapan temanku, teman yang dekat bagiku, yang bekerja di kerajaan Kuwait dan memiliki jabatan yang tinggi.
Aku melihatnya selalu menyempatkan diri menyisihkan waktu beberapa saat dalam sehari semalam khusus untuk melakukan amal kebaikan (kesholehan).
Aku bertanya kepadanya, “bagaimana engkau bisa melakukan kesholehan dan tidak hanya terfokus saja bekerja dalam posisi jabatan pemerintahanmu, padahal engkau memiliki jabatan yang tinggi??!!”
Dia memandangku lalu menjawab,
_”aku ingin membocorkan “satu rahasia” yang ada dalam diriku padamu.
“Aku memiliki putra lebih dari 6 orang dan mereka semuanya laki-laki. Aku takut mereka terjerumus pada kehidupan yang salah (inhiroof). Sedang aku (dalam kesibukanku). Muqasshir (tidak optimal) dalam mendidik mereka. Dan aku ingin melihat dan membuktikan resep Allah SWT*
semakin banyak aku memberikan waktuku untuk Rabbku, semakin baik pula duniaku, khususnya
keadaan anak-anakku”_
Karena aku telah mewarisi teladan yang baik untuk mereka.
– اخترتها لك لأني أحب لك ما أحب لنفسي… أسعدك الله في الدنيا والآخرة وجعلك ووالديك ومن تحب من عتقائه من النار.
Aku menceritakan ini padamu karena aku mencintaimu dan ingin berbagi tentang apa yang aku cintai untuk diriku kepadamu…
Jadi, pelajarannya adalah, “jagalah anak2 mu dari musibah dunia dan api neraka dengan menjadi teladan bagi mereka. Niscaya, Allah akan menjaga anak2 mu dan hartamu untuk mereka dari musibah dunia.”
Semoga Allah memberikan kebahagiaan untukmu di dunia dan di akhirat, dan menjadikanmu, kedua orangtuamu dan orang2 yang engkau cintai sehingga terbebas dan dijauhkan dari api neraka. Aamiin.
اللهم إني نويت هذه الرسالة صدقة لأبنائي فاحفظهم من الانحراف ومن الشرور كلها.
أعيدوا إرسالها إلى أحبائكم بنية الصدقه ﻷبنائكم.
Ya Allah aku berniat membagi risalah singkat ini sebagai sedekah untuk anak-anakku agar terjaga dari inhiroof (salah pergaulan) dan dari kejahatan kehidupan dunia ini.
Kirimlah kepada orang2 yang anda cintai dengan niat sedekah untuk putra putrimu.

أرسلوها للآباء والأمهات

PENYUSUNAN RPP DENGAN PENDEKATAN STEM

PENYUSUNAN RPP DENGAN PENDEKATAN STEM

 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. RPP disusun berdasarkan KD atau subtema yang dilaksanakan kali pertemuan atau lebih.

  1. Komponen RPP

Komponen RPP terdiri atas:

  1. identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;
  2. identitas mata pelajaran atau tema/subtema;
  3. kelas/semester;
  4. materi pokok;
  5. alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai;
  6. tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
  7. kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi;
  8. materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi;
  9. metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai;
  10. media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran;
  11. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar,
    atau sumber belajar lain yang relevan;
  12. langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan
  13. penilaian hasil pembelajaran.

 

  1. Prinsip Penyusunan RPP

Dalam menyusun RPP hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:

  1. Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
  2. Partisipasi aktif peserta didik.
  3. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.
  4. Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
  5. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.
  6. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
  7. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
  8. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.
  9. Sistematika RPP

Sistematika RPP selalu berkembang dan berubah-ubah sesuai kebijakan yang berlaku, tetapi prinsip-prinsip pengembangannya tidak terlalu berbeda. Contoh sistematika RPP pada Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013.

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

  1. Identitas

 

  1. Sekolah :
  2. Mata pelajaran :
  3. Kelas/Semester :
  4. Materi Pokok :
  5. Alokasi Waktu :
  6. Kompetensi Inti (KI)
    [disajikan Deskripsi Rumusan KI-1 dan KI-2 seperti yang dinyatakan dalam Kompetensi inti dan kompetensi dasar pelajaran]

KI 3:

KI 4:

 

  1. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
    KD 3 :

Indikator Pencapaian Kompetensi:

KD 4 :

Indikator Pencapaian Kompetensi:

 

  1. Tujuan Pembelajaran ( Karakter diintegrasikan dalam deskripsi tujuan)

Pertemuan 1: ………………………………………………………………………………………………….. Pertemuan 2: …………………………………………………………………………………………………..

 

  1. Materi Pembelajaran

(disajikan materi pokok saja, rincian materi setiap pertemuan dinyatakan dalam Lampiran)

 

  1. Pendekatan/ Model/Metode Pembelajaran:

 

  1. Media/Alat dan Bahan Pembelajaran:

 

 

  1. Sumber Belajar:

 

  1. Langkah-langkah Pembelajaran
  2. Pertemuan Pertama: (…JP)
  3. Kegiatan Pendahuluan
  4. Kegiatan Inti

[disajikan garis besar alur berpikir pembelajaran secara lengkap, materi rinci
pembelajaran dimuat pada Lampiran Materi Pembelajaran Pertemuan 1

  1. Kegiatan Penutup

 

  1. Pertemuan Kedua: (…JP)
  2. Kegiatan Pendahuluan
  3. Kegiatan Inti [disajikan garis besar alur berpikir pembelajaransecara lengkap, materi rinci pembelajaran dimuat pada Lampiran Materi Pembelajaran Pertemuan 2]
  4. Kegiatan Penutup
  5. Pertemuan seterusnya.
  6. Penilaian
  7. Teknik Penilaian:
  8. Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan/Jurnal
  9. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis/Lisan/Penugasan*)
  10. Penilaian Keterampilan : Praktik/Produk/Portofolio/Projek*)

*) coret yang tidak perlu

  1. Bentuk Penilaian:
  2. Observasi : lembar pengamatan aktivitas peserta didik
  3. Tes tertulis : uraian dan lembar kerja
  4. Unjuk kerja : lembar penilaian presentasi
  5. Portofolio : penilaian laporan
  6. Instrumen Penilaian (terlampir)

 

……………, ……….. 2018

Mengetahui :

Kepala Sekolah,                                                               Guru Mata Pelajaran,

 

 

……………………………                                                 ………….………………………

NIP ……………………..                                                   NIP ……………………………

 

 

LAMPIRAN :

  1. Bahan ajar
  2. Instrumen Penilaian

Sumber: “STEM Materi IHT Instruktru Pelatihan Pembelajaran Berbasis STEM” Kerjasama antara SEAMEO, QITEP in Science dengan PPPPTK BOE, halaman 112

Sejenak Pagi: “IKHLAS”

Siti Hajar protes.

Mengapa suaminya meninggalkan dia dan Ismail anaknya yang masih kecil di padang pasir yang tak bertuan. Seperti jamaknya dia hanya bisa menduga bahwa ini akibat kecemburuan Sarah, istri pertama suaminya yang belum juga bisa memberinya putra.  Hajar mengejar Ibrahim AS, suaminya, dan berteriak :

“Mengapa engkau tega meninggalkan kami disini, bagaimana kami bisa bertahan hidup?”

Ibrahim AS terus melangkah meninggalkan keduanya, tanpa menoleh, tanpa memperlihatkan air matanya yang meleleh.  Remuk redam perasaannya terjepit antara pengabdian dan pembiaran.

Hajar masih terus mengejar sambil terus menggendong Ismail, kali ini dia setengah menjerit, dan jeritannya menembus langit, “Apakah ini Perintah Tuhanmu?”

Kali ini Ibrahim AS, Sang Khalilulloh, berhenti melangkah.

Dunia seolah berhenti berputar.  Malaikat yang menyaksikan peristiwa itu pun turut terdiam menanti jawaban Ibrahim AS. Butir pasir seolah terpaku kaku. Angin seolah berhenti mendesah.

Pertanyaan atau lebih tepatnya gugatan Hajar membuat semuanya terkesiap. Ibrahim AS membalik tegas, dan berkata “Iya!”.

Hajar berhenti mengejar, dan dia terdiam.

Lantas meluncurlah kata-kata dari bibirnya, yang mengagetkan semua Malaikat,

butir pasir dan angin.

“Jikalau ini perintah Tuhanmu, pergilah, tinggalkan kami di sini. Jangan khawatir. Alloh akan menjaga kami.” Ibrahim AS pun beranjak pergi. Dilema itu punah sudah. Ini sebuah Pengabdian, atas nama Perintah Alloh, bukan pembiaran.

 

Peristiwa Hajar dan Ibrahim AS adalah Romantisme Keberkahan.

Itulah Ikhlas…

  • Ikhlas adalah wujud sebuah Keyakinan Mutlak, pada Sang Maha Mutlak.
  • Ikhlas adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah.
  • Ikhlas itu adalah ketika engkau sanggup berlari melawan dan mengejar, namun engkau memilih patuh dan tunduk.
  • Ikhlas adalah sebuah kekuatan menundukkan diri sendiri, dan semua yang engkau cintai.
  • Ikhlas adalah memilih jalan-Nya, bukan karena engkau terpojok tak punya jalan lain.
  • Ikhlas bukan lari dari kenyataan. Ikhlas bukan karena terpaksa. Ikhlas bukan merasionalisasi tindakan, bukan mengkalkulasi hasil akhir.
  • Ikhlas tak pernah berhitung,tak pernah pula menepuk dada.
  • Ikhlas itu Tangga menuju-Nya. Mendengar Perintah-Nya, Mentaati-Nya.
  • Ikhlas adalah Ikhlas, titik !!!

“Belum cukupkah engkau memahami apa itu ikhlas dari perginya Ibrahim dan diamnya Hajar?”

Dan aku, kamu, serta kita… saatnya tertunduk pasrah bersama malaikat, butir pasir dan angin….

Wallahua’lam

Semoga kita menjadi lebih baik dan bermanfaat, penuh keikhlasan hanya berharap ridho Alloh.

Robbana Taqobbal Minna

Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Senyawa kimia dalam berbagai bidang dan peranannya:

No Senyawa Kimia Peran Terkandung Dalam
Pewarna
1 Indigokarmin menghasilkan warna biru gula dan minuman ringan
2 Eritrosin menghasilkan warna merah es krim dan jeli
3 Tartrasin menghasilkan warna kuning es krim, yoghurt, dan jeli
Pemanis
4 Aspartam (aspartil fenilalanin metil ester) Pemanis berkalori sedang, 200 klai lebih manis dari gula pasir minuman ringan
5 Sakarin Pemanis makanan dan minuman, 300 kali lebih manis dari gula pasir Es krim, gula-gula, es puter, selai, kue kering, dan minuman fermentasi
6 Siklamat (dalam bentuk kalsium dan natrium siklamat) Pemanis makanan dan minuman, 30 kali lebih manis dari gula pasir es krim, es puter, selai, saus, es lilin, dan berbagai minuman fermentasi.
7 Sorbitol Pemanis kismis, selai dan roti, serta makanan lain.
8 Asesulfam K (senyawa 6-metil-1,2,3-oksatiazin-4(3H)-on-2,3-dioksida atau asam asetoasetat dan asam sulfamat) Pemanis, 200 kali lebih manis dari gula pasir
Pengawet
9 Asam asetat (asam cuka) antimikroba acar, saos tomat, dan saus cabai
10 Benzoat (asam benzoat atau natrium benzoat (garamnya)) pengawet soft drink (minuman ringan), sari buah, nata de coco, kecap, saus, selai, dan agar-agar
11 Sulfit (garam kalium atau natrium bisulfit) pengawet Potongan kentang, sari nanas, dan udang beku
12 Propil galat Pengawet dan anti oksidan Digunakan dalam produk makanan yang mengandung minyak atau lemak dan permen karet serta untuk memperlambat ketengikan pada sosis
13 Propianat (asam propianat dan garam kalium atau natrium propianat) menghambat kapang juga dapat menghambat pertumbuhan bacillus mesentericus Bahan pengawetan produk roti dan keju
14 Garam nitrit (kalium atau natrium nitrit) Menghambat pertumbuhan mikroba antara lain clostridia (pembusuk daging) bahan pengawet keju, ikan, daging, dan juga daging olahan seperti sosis, atau kornet, serta makanan kering seperti kue kering
15 Sorbat (asam atau garam sorbat) sangat efektif dalam menekan pertumbuhan kapang pengawetan margarin, sari buah, keju, anggur, dan acar
16 Boraks atau natrium tetraborat (Na2B4O7· 10 H2O) bahan baku disinfektan, detergen, cat, plastik, ataupun pembersih permukaan logam sehingga mudah disolder pengawet kosmetik dan kayu
17 Formalin (mengandung 40% formaldehid (HCOH) dalam 60% air atau campuran air dan metanol (jenis alkohol bahan baku spiritus) sebagai pelarutnya Pengawet disalahgunakan untuk mengawetkan mi, tahu basah, bakso, dan ikan asin.
18 Natamysin daging dan keju
19 Kalium Asetat Makanan asam
20 Butil Hidroksi Anisol (BHA) daging babi dan sosisnya, minyak sayur, shortening, keripik kentang, pizza, dan teh instan
Penyedap
21 vetsin atau monosodium glutamat (MSG) (merupakan garam natrium dari asam glutamat, Daging, susu, ikan, dan kacang-kacangan mengandung sekitar 20% asam glutamat)  

 

disarikan dari: (https://himikaung.wordpress.com/2011/03/01/bahan-kimia-dalam-bahan-makanan/)

Review Buku Mikrokontroler

Sekilas tetang buku Informatika

Identitas Buku

Judul                    :    Pemrograman Mikrokonroler AVR Atmega 16 Menggunakan Bahasa C (Code Vision AVR)

Penerbit               :    Informatika, Bandung

Penulis                 :    Heri Andrianto

ISBN                     :    978-602-1514-79-5

Tebal                   :    7 halaman i dan 232 halaman isi

Ukuran                 :    16 x 24 cm

Isi                         :    27 Bab

Tambahan           :    CD tutorial dan contoh program

 

Review singkat

Bab 1 Mikrokontroler AVR Atmega 16

Penulis mengenalkan mengenai mikrokontroler yang telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari mulai di rumah, kantor, sekolah, bank, perhotelan, industri dan lain-lain. Sebagian besar sistem elektronik telah menggunakan mikrokontroler sebagai komponen utama antara lain sistem manajemen mobil, keboard komputer, piano elektronik, alat rekam digital, televisi, radio, remot kontrol, router, robot, printer, scanner dan lain-lain.

Dalam bab ini dijelaskan sejarah perkembangan mikrokontroler. Sejarah penemuan maupun pemanfaatan mikrokontroler tidak lepas dari sejarahnya mikroposesor. Diawali dari penemuan mikroposesor, kemudian komputer dan kemudian mikrokontroler. Diawali tahun 1617, John Napier menemukan sistem untuk perkalian dan pembagian berdasarkan logaritma sehingga tahun 1948 ditemukan transistor sebagai hardware penting setelah dikembangkan konsep software. Dari hardware transistor maka pada tahun 1958 dikembangkan dalam bentuk integrated citcuit (IC), perkembangan ini mendorong Intel membuat mikroprosesor berjuluk Intel 4004 adalah mikroposesor pertama buatan intel yang terusun dari 2250 transistor. Intel 4004 adalah mikroposesor 4 bit. Selanjutnya Intel mengembangkan mikroposesor generasi ke yaitu Intel 8008 merupakan mikroposesor 8 bit pada tahun 1974. Mikroposesor Intel 8008 memproses data lebih banyak dari mikroposesor generasi sebelumnya.

Perkembangan mikroposesor yang pesat sehingga pada tahun 1980 Intel membuat Mikroposesor Intel 8051 yang dikenal sebagai keluarga mikrokontroler MCS51. Mikrokontroler ini sangat populer saat itu sehingga beberapa vendor seperti Philips, Siemens, Atmel yang mengadopsi Intel 8051. Atmel mengadopsi Intel 8051 untuk membuat mikrokontroler MCS51 yaitu mikrokontroler Atmel seri AT89xxx, misalnya AT89S51 dan AT89S52. Berikutnya pada tahun 1996 Atmel mengembangkan mikrokontroler yang menggunakan on-chip flash memory untuk menyimpat program yaitu Atmel AVR.

Perbedaan antara mikroprosesor, mikrokomputer dan mikrokontroler dijelaskan dalam bab ini.

Arsitektur mikroposesor

Sampai dengan saai ini dikena terdapat 2 macam arsitektur mikroposesor yaitu:

  1. CISC (Conplex Instruction Set Komputer)

Mikroposesor yang berasitektur CISC ini hardwarenya kompleks, intruksinya kompleks dan lengkap, sehingga dimensinya besar.

Software asembly lebih sederhana dan siklusnya lebih panjang.

Contohnya : Intel 80C51 (MCS 51), Motorola 68 HC 11.

  1. RISC (Reduce Instruction Set Computer)

Mikroprosesor jenis ini, hardwarenya lebih sederhana, instruksinya dasar dan umumnya hanya butuh 1 siklus.

Dimensinya Mikroproesor jenis ini lebih kecil dan irid daya.

Contohnya : ATMEL AVR, Microchip PICR12/16 CXX, National Semi conduktor C0P8.

Masih dalam bab ini dejlaskan mengenai Mikrokontroler ATMEL AVR RISC.

AVR adalah Advanced Versatile RISC atau Alf and Regard’s Risc Prosesor. Sedangkan AVR adalah mikrokontroler RISC 8 bit berdasarkan arsitektur Havard.

Keunggulan AVR adalah pada kecepatan ekskusi yang hanya butuh 1 siklus clock. AVR mempunyai fitur lengkap (ADC internal, EEPROM internal, timer/counter, watchdog timer, PWM, Port I/O, komunikasi serial, komparator I2C, dll) sehingga desainer dan programmer dapat menggunakan untuk berbagai aplikasi sistem elektronika. Disebutkan 5 kelompok AVR yaitu: 1. AT Tiny, 2. AT 90 Sxx, 3. ATMega, 4. AVRXMega, dan 5. AVR32 UC3.

Pemrograman Mikrokontroler AVR ada dua macam yaitu :

  • Low level language (assembly)bahwa bahasa assembly bersifat
  • High level language (C, BASIC, Pascal, JAVA, dll) tergantung compiler yang digunakan.

Diungkapkan bahwa bahasa assembly bersifat umum memiliki kesamaan instruksi, sehingga penguasaan pemrograman satu jenis mikrokontroler maka lebih mudah menguasai pemrograman mikrokontroler AVR lainnya. Dalam penggunan bahasa, lebih memilih menggunakan bahasa C karena lebih mudah dipelajari dari pada assembly dan juga bahasa C dapat melakukan hampir semua operasi dari bahasa mesin (assembly). Bahasa C lebih sederhana dan mudah.

Praktik pemrograman yang dilakukan menggunakan mikrokontontroler jenis AVR yaitu ATMega 16 dan software compilernya adalah Code Vision.

Mengenai hardware ATMega 16 dalam bab ini dijelaskan mulai dari Fitur-fiturnya, konfigurasi pin, Block diagram, kemudian arsitektur Mikrokontroler AVR RISC, General Purpose Register AVR, Stack Pointer, serta peta memori AVR ATMega 16. Penjelasan tersebut dilengkapi dengan gambar dan diagram sehingga lebih mudah memahaminya.

Peta memori AVR ATMega 16 meliputi memori program, memori data (SRAM) serta memori data EEPROM. Dijelaskan pula mengenai Status Register (SREG) yang merupakan bagian inti dari CPU mikrokontroler.

Bab 2 menerangkan mengenai Pemrograman Mikrokontroler AVR ATmega 16. Mikrokontroler buatan ATMEL sistemnya dikembangkan menggunakan software AVR Studio dan Code Vision AVR.

AVR Studio adalah software khusus untuk bahasa Asembly yang fungsinya lengkap. Fungsi tersebut meliputi penulisan program, kompilasi, simulasi dan down load program ke IC Mikrokontroler AVR. Sedangkan Code Vision AVR adalah software C-Cross Compiler. Programnya dapat ditulis dalam bahasa C. Code Vision AVR empunyai IDE (Integrated Development Environment) yang lengkap meliputi penulisan program, compile, link, asembler (pembuatan kode mesin), download program ke chip AVR. Terdapat juga fasilitas terminal (port) untuk melakukan komunikasi serial dengan mikrontroler lain yang sudah terprogram. Dicontohkan penulisan program menggunakan bahasa assmbly dan menggunakan bahasa C.

Selanjutnya dijelaskan pula mengenai struktur dan unsur pemrograman seperti Identifiers, Konstanta, Tipe Data, Operator, Program Kontrol, Array, Fungsi beserta contoh penerapannya. Dilanjutkan dengan penjelasan mengenai Library Function pada CodeVision AVR.

Bab 3 Penggunaan Code Vision AVR

Bab ini menjelaskan mengenai program yang dapat dipakai sebagai editor dan compiler untuk mikrokontroler AVR, salah satunya adalah Code Vision AVR. Code Vision AVR adalah alat bantu pemrograman (programming tool) yang bekerja dalam lingkungan pengembangan perangkat lunak yang terintegrasi (integrated Development Environment, IDE). Code Vision Avr dilengkapi dengan source code editor, compiler, linker, dan dapat memanggil Atmel AVR Studio untuk debugger nya. Selanjutnya dijelaskan langkah-langkah penggunaan Code Vision Avr versi 3.17

Code Vision Avr dapat juga digunakan untuk upload program ke arduino compatible board jika proyeknya menggunakan target IC/chip mikrokontroler ATmega 8, ATmega 168, ATmega 328, ATmega 1280 dan ATmega 2560.

Bab 4 Modul Evaluation Board Mikrokontroler ATmega 16

Langkah awal pemrograman mikrokontroler adalah harus mempunyai minimum system AVR atau evaluation board AVR. Spesifikasi modul evaluation board AVR yang digunakan dalam proyek ini adalah antara lain :

  1. IC ATMega 16
  2. Programmer ISP +DB25+Kabel (menggunakan parallel port computer)
  3. IC ULN2803A untuk mengendalikan motor stepper dan relay
  4. IC L293D driver untuk mengendalikan Motor DC (robot)
  5. IC Max232 untuk komunikasi RS232
  6. Kabel DB9 untuk komunikasi RS232
  7. 8 buah LED
  8. 2 buah Seven Segment
  9. 2 buah push button
  10. 8 input sensor (bisa sensor analog maupun digital)
  11. Konektor / interface ke LCD 2×16 karakter
  12. Voltage devider untuk input ADC
  13. Led untuk PWM (mengatur intensitas cahaya Led menggunakan PWM)
  14. Input komparator
  15. 4 buah port konekor yang dapat diekspansi ke luar (Port A, Port B, Port C, dan Port D)
  16. Regulator LM7805
  17. Kabel-kabel konektor/jumper

Bab-bab selanjutnya memuat penjelasan mengenai Input Output Mikrokontroler AVR ATmega 16, penjelasan mengenai berbagai aplikasi seperti aplikasi antarmuka dengan seven segment, aplikasi antarmuka dengan matrix Led, aplikasi antarmuka dengan motor stepper, aplikasi antarmuka dengan LCD, aplikasi antarmuka dengan keypad, aplikasi antarmuka dengan sensor inframerah, timer/counter, interupsi, EEPROM, komunikasi data USART, ADC (Analog to Digital Converter), Sensor suhu (LM35), PWM (Pulse Width Modulation), Robot Mobil, Line Follower Robot, aplikasi antarmuka dengan motor servo, RTC (Real Time Clock), sensor ultrasonic, RGB LED, Bluetooth, Pengondisian Sinyal, Sensor Suhu dan kelembaban (DHT11).