CAIRAN YANG MEMPENGARUHI CAT MOBIL

Merawat kendaraan adalah salah satu pekerjaan rutin yang terpaksa maupun sukarela harus kita lakukan, tetapi kalau tidak dilakukan dengan benar dan berhati-hati, malahan apa daya duit melayang. Cairan berbahaya akan mengancam cat mobil anda.
Menambah minyak rem atau membersihkan jamur kaca merupakan perawatan yang bisa Anda kerjakan diwaktu senggang.Namun bila dilakukan dengan tidak benar maka proses ini bisa membuat Anda harus mengeluarkan biaya ekstra. Karena cairan-cairan tersebut berisiko membuat rusak cat kendaraan.
Ada juga cairan lainnya yang bisa menyebabkan resiko kebakaran bila Anda tidak mengetahui bahaya yang tersembunyi dibaliknya.Apa saja cairan berbahaya yang kerap Anda gunakan ketika merawat kendaraan? Berikut ini diuraikan beberapa Tips agar cat mobil anda awet terlindungi;

1.MINYAK REM
adalah Fluida dalam sistem rem dimobil ini menyimpan potensi tinggi sebagai perusak cat mobil. Cat mobil bila terkena oleh cairan ini dapat mengelupas sehingga beresiko timbulnya karat atau korosi.
Jika sampai tumpah,sesegera mungkin siramkan air kebagian cat yang terkena minyak rem. Namun sebelum menyiram, Anda perlu memperhatikan bahwa tutup reservoir minyak rem telah tertutup rapat sehingga air tidak mungkin masuk .Sebab bila penutup tidak tertutup, maka akan beresiko kemasukan air dan akibatnya reservoir minyak rem dan sistem rem perlu dikuras.

2.OLI MESIN
Anda perlu berhati-hati saat mengisi atau menambah oli melalui lubang pengisian dibagian atas mesin. Posisi lubang pengisian oli mesin dekat dengan lubang busi,memungkinkan cecerannya menggangu sistem pengapian, mengakibatkan gejala mesin tersendat atau sulit distart.
Apalagi pada mesin mobil modern yang biasanya tertutup oleh cover plastik sehingga lebih sulit untuk dideteksi apakah ada oli yang tercecer atau tidak dan cover mesin ini juga membuat pembersihan ceceran oli jadi lebih sulit.

3.PEMBERSIH JAMUR KACA
Dipasaran banyak beredar obat pembersih jamur kaca mobil.Namun penghilang jamur yang sedianya berfungsi menghilangkan bercak dipermukaan kaca justru menimbulkan noda permanen. Selain itu cairan ini juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Jadi berhati-hatilah menggunakannya. Gunakan sarung tangan karet dan siapkan air untuk membasuh atau menyiram cairan pembersih jamur yang terkena bagian lain. Paling penting pastikan cairan pembersih yang digunakan tidak merusak atau menimbulkan noda permanen pada kaca.Jadi sebelum menggunakan pada seluruh permukaan kaca, coba dulu pada bagian tersembunyi untuk memastikan cairan tersebut cocok dan tidak merusak kaca.

4.MINYAK POWER STEERING
Bagi kendaraan lawas yang telah mengadopsi power steering sebaiknya perlu berhati-hati terhadap kebocoran.Dibeberapa kasus,kebocoran bisa berakibat kebakaran ketika minyak power steering tumpah dan mengenai exhaust manifold panas yang terbuat dari baja cor. Membasuh dengan air bersih setelah penambahan atau penggatian minyak power steering perlu dilakukan, supaya bekas ceceran minyak tersebut bersih.

5.AIR AKI
Konsentrasi asam yang tinggi pada cairan elektrolit aki bisa menyebabkan korosi bila terkena logam.Tak heran jika beberapa produsen aki merancang sistem sirkulasi uap air aki dengan menggunakan slang.Hal ini bertujuan untuk meminimalkan penyebaran kandungan asam diruang mesin.

6.ADITIF BAHAN BAKAR
Pada beberapa kasus,larutan kimia yang digunakan untuk meningkatkan kualitas bahan bakar pun dapat menyebabkan noda pada cat.Noda yang tercipta tidak dapat dihilangkan dengan pemoles cat yang banyak dijual dipasaran.

7.DETERJEN
Deterjen sering digunakan untuk mencuci pelek atau ban mobil.Tapi tidak sedikit tempat pencucian mobil menggunakannya saat membersihkan bodi.Masalahnya,kandungan deterjen dapat merusak lapisan pelindung cat mobil,memudarkan warna cat,dan membentuk noda.Gunakan sampo khusus mobil yang memiliki pH seimbang.

About these ads

2 Komentar

  1. Agus Suhanto said,

    Kamis, 15 Oktober 2009 at 4:55

    hai, senang bertemu Anda melalui blog ini saya Agus Suhanto, posting yang menarik :) … salam kenal yaa

  2. emasanam said,

    Minggu, 18 Oktober 2009 at 22:33

    Ok, salam kenal balik. Trims atas atensinya. Barangkali bisa diposting literatur lainnya. Semoga berguna.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: